Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Juni 2012

Let's Do It, Now!

Sudah lama sekali aku tak mengisi tulisan di blog ini. Kesibukan kuliah akademik n organisasi emang jadi alasannya, tetapi yang paling mendasar sebenarnya adalah kemalasan. Ya, malas untuk memulainya. Memulai menulis.
Sudah ada beberapa draft tulisan, tetapi akhirnya harus aku hapus lagi karena isinya pun sudah outdated, fuuh. Lalu rencana menulis saya kukuhkan dengan membuat draft tentang tulisan motivasi (akibat membaca ulang diary saya, hoho) jadi kalau motivasi nggak akan outdated. Tapi, kembali lagi kemalasan itu menghadang. Apalagi jika dibonceng dengan koneksi internet yang supeer lambat, bikin stress sendiri di depan laptop. haha
rencana akan diposkan ke blog ya di saat liburan panjang, artinya saya akan pulang kampung, dan akan mendapatkan koneksi internet tak terbatas. Rencana hanya rencana kawan, sampai di kampung halaman, sibuk ini itu dengan keluarga, dan terlalu termanjakan dengan social network di internet, tulisan terlantarkan.
Apalah ini?? Ya, ini cuma kemalasan belaka.Jadi, kalau tak dimulai dengan tulisan ini kapan lagi? Lusa sepertinya saya balik lagi ke bandung, uwaah

Selasa, 27 Desember 2011

Please Take My Cornea

Lihat ke kanan;
Lihat ke kiri;
Lihat ke atas;
Lihat ke bawah!!
Apakah Sahabat semua masih bisa melihat hal-hal di sekitar dengan jelas?
Kami juga!
ALHAMDULILLAH untuk mata kami, ya Allah!!
sebaris kata2 yang masuk di home facebookku dari I Love Allah
dan tanpa sengaja, terinspirasi pula oleh postingan dari blog teman tentang mata..

well, ada satu lagi yang menginspirasi, sahabat..

Jumat, 23 Desember 2011

Think Globally Act Locally


Beberapa waktu yang lalu di Studium Generale yang diadakan di Aula Barat ITB, Pak Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat, yang ketika itu menjadi pembicara, menjelaskan tentang swasembada pangan. Pada awalnya mungkin banyak dari kita yang mengira bahwa Indonesia, terutama Jawa Barat, banyak melakukan impor beras dan seolah tak berdaya lagi sebagai lumbung padi karena produksi berasnya yang menurun atau karena memang teknologi pertanian kita yang kalah maju dengan negara lain. Namun ternyata Pak Ahmad Heryawan mengungkapkan sisi lain dari hal tersebut.
Beliau mengungkapkan bahwa kini produksi beras Jawa Barat tengah meningkat, bahkan semenjak digunakannya padi tipe IR dan penerapan berbagai teknologi pertanian canggih lainnya, efektivitas panen di Jawa Barat sangat meningkat pesat. Namun ternyata degan kondisi tersebut sampai sekarang Indonesia belum mampu kembali menjadi negara swasembada pangan.

Sabtu, 01 Oktober 2011

Nothing is Impossible in Life

When someone tells you that you can't do something...
Nothing is Impossible in Life

Look around...
Nothing is Impossible in Life

Consider all options...
Nothing is Impossible in Life

Then GO for it!
Nothing is Impossible in Life

Use all the things God gave you!
Nothing is Impossible in Life

Be creative!
Nothing is Impossible in Life

In the end, you will succeed and prove them wrong !
Nothing is Impossible in Life


from :


http://img16.imageshack.us/img16/2624/pusinggue8275627yv6.png
Cobeh64@Yahoo.Com

Rabu, 17 Agustus 2011

Selamat Ulang Tahun Indonesiaku

Selamat Ulang Tahun Indonesiaku
semoga di usiamu kini dirimu dapat berbenah diri menjadi lebih baik ke depannya


Wah, udah lama banget nih nggak posting di blog..
nggak sempet nulis ini itu, nggak sempet curhat apa apa, hwaa.. padahal banyak banget hal yang pengen aku bagi.. mulai dari pengalaman, ide, sampe pengetahuan-pengetahuan mengejutkan yang aku dapetin saat kuliah, hehehehe
sok sibuk nih, mentang-mentang jadi mahasiswa, hahaha. berangkat kuliah pagi pulangnya malem-malem *hayolhoo ngapain? :P
yaa, gitu deh, mahasiswa, sibuk di kampus, sibuk ngurusin Indonesia, sibuk ngurusin putra putri terbaik bangsa *apasih :P
ceileeh..

haha, iya looh.. jadi gini *ehmm ehmm, mau cerita dikit*

Sabtu, 11 Juni 2011

Kisah Pedang Malam Al Fatih (Sang Pembuka)

Assalamu'alaykum teman-teman

sebuah kisah yang insya Allah menginspirasi kalian, semoga..
yuk, simak aja langsung.. :)


Islam menaklukkan eropa, dipimpin oleh seorang pemuda yang sangat saleh, berusia 21 tahun.
Namanya Muhammad Al Fatih kesuksesan hidup ia raih, dikenang jutaan manusia sepanjang abad.

Harum nama Al Fatih berkat keshalehan, keberanian dan kemuliaan akhlaknya. Umurnya muda remaja semerbak wangi, 21 tahun. Sebagai jenderal beliau memimpin laskar islam menaklukkan benteng terkuat imperium Byzantium, Konstantinopel. Kota ini diubahnya menjadi kota Istambul. Dari sini beliau menebarkan kasih sayang islam di bumi eropa.

Jika saudara bertanya siapakah yang berjasa sehingga kini benih islam tumbuh di jantung eropa, seperti Bosnia Herzegovina, misalnya? Jawabanya, sejarah tak pernah melupakan jasa orang orang turki yang gagah berani. Diantaranya Muhammad Al Fatih yang baru berusia 21 tahun. Apa rahasia dibalik semua kesuksesan beliau? Ternyata rahasianya beliau sangat kuat shalat malamnya yaitu tahajud. Bukankah Rosululloh SAW menegakkan shalat tahajud sepanjang malam dan setiap hari?

Bukankah beliau Rosululloh SAW shalat tahajud merupakan kewajiban yang tak bisa beliau tinggalkan dalam setiap perjuanganya. Jika sudara bertanya, apakah benar Muhammad Al Fatih sudah melakukan tindakan besar yang megubah sejarah peradaban dunia? Ya, dalam sejarah, hal ini tidak aneh. Bukankah sahabat Rosululloh SAW bernama Usamah juga menjadi panglima perang dalam usia 18 tahun.

Sementara yang menjadi prajuritnya adalah Umar bin Khatab sahabat besar Rosululloh SAW. Ini menunjukkan betapa kualitas keimanan dan kekuatan ruhani Usamah menjadi salah satu ukuran yang dipertimbangkan Rosululloh SAW ketika menetapkan Usamah memimpin ekspedisi militer menghadapi kekuatan super power Romawi? Bukankah dalam usia belasan tahun Usamah bin Ladin bergabung dengan Mujahidin Afganistan melawan super power Rusia.

Bukankah dalam usia 17 tahun Ibnul Khatab, warga saudi arabia, (sebelum akhirnya menjadi komandan lapangan di ladang jihad Chechnya, dan menggapai syahid dalam usia 35 tahun April 2002) menerjunkan diri dengan teguh hati ke medan jihad Afghanistan dan mengurungkan niatnya melanjutkan kuliah di Universitas terkemuka di Amerika.

Namun Sang Pedang Malam, orang asia bernama Muhammad Al Fatih merontokkan super power Romawi pada 1453, agak unik. Beliau ahli shalat malam (tahajud), ahli qiyamul lail. Beliau selau kontak dengan energi terbesar di alam semesta ini, Allah SWT. Beliau selalu taqorrub, mendekatkan diri kepada Allah SWT, The Big Boss of Universe. Sejak kecil Muhammad Al Fatih dididik oleh seorang wali. Beliau tumbuh menjadi remaja yang memiliki kepribadian unggul.

Beliau jadi Sultan, dalam usia 19 tahun menggantikan sang ayah.
Bagaimana sifat Muhammad Al Fatih sehingga beliau mampu memetik keberhasilan dalam hidupnya dengan sangat efektif, merebut benteng Konstantinopel yang kokoh itu. “sifatnya tenang, berani, sabar menanggung penderitaan, tegas dalam membuat keputusan dan mempunyai kemampuan mengawasi diri (self control) yang luar biasa. Kemampuanya dalam memimpin dan mengatur pemerintahan sangat menonjol.” Muhammad Al Fatih sangat tegas terhadap musuh. Namun, lembut qolbunya bagai selembar sutra dalam menghadapi rakyat yang dipimpinnya. Kebiasaan Sultan Muhammad Al Fatih, unik.

Beliau selalu berkeliling di malam hari, memeriksa kondisi teman dan rakyatnya. Sengaja beliau berkeliling untuk memastikan agar rakyat dan kawan-kawanya menegakkan shalat malam dan qiyamullail. Qiyamul lail, shalat tahajud, inilah senjata utama Muhammad Al Fatih dalam mengarungi kehidupan di dunia yang fana ini. Inilah Pedang Malam, yang selalu diasahnya dengan tulus ikhlas dan khusuk, ditegakkan setiap malam. Dengan pedang malam ini timbul energi yang luar biasa dari pasukan Muhammad Al Fatih. Sjarah mencatat Muhammad Al Fatih yang baru berusia 21 tahun berhasil menggapai sukses besar, menerobos benteng Konstantinopel, setelah dikepung beberapa bulan maka takluklah Konstantinopel. Suatu hari timbul soal ketika pasukan islam hendak melaksanakan shalat jum’at yang pertama kali di kota itu. “Siapakah yang layak menjadi imam shalat jum’at?” tak ada jawaban. Tak ada yang berani yang menawarkan diri ! lalu Muhammad Al Fatih tegak berdiri.

Beliau meminta kepada seluruh rakyatnya untuk bangun berdiri. Kemudian beliau bertanya. “ Siapakah diantara kalian yang sejak remaja, sejak akhil baligh hingga hari ini pernah meninggalkan meninggalkan shalat wajin lima waktu, silakan duduk!!” Subhanalloh……!!! Maha suci Allah ! tak seorangpun pasukan islam yang duduk. Semua tegak berdiri. Apa artinya? Itu berarti, tentara islam pimpinan Muhammad Al Fatih sejak masa remaja mereka hingga hari ini, tak seorangpun yang meninggalkan shalat fardhu. Tak sekalipun mereka melalaikan shalat fardhu. Luar biasa…..!!!!!! Lalu Muhammad Al Fatih kembali bertanya: “ Siapa diantara kalian yang sejak baligh dahulu hingga hari ini pernah meninggalkan shalat sunah rowatib?kalau ada yang pernah meninggalkan shalat sunah sekali saja silakan duduk!!!”. Sebagian lainya segera duduk.

Artinya, pasukan Islam sejak remaja mereka ada yang teguh hati, tidak pernah meninggalkan shalat sunah setelah maghrib, dua roka’at sebelu shubuh dan shalat rowatib lainaya. Namun ada yang pernah meninggalkanya. Betapa kualitas karakter dan keimanan mereka sebagai muslim sungguh bernilai tinggi, sungguh jujur, pasukan islam Al Fatih. Dengan mengedarkan matanya ke seluruh rakyat dan pasukanya Muammad Al Fatih kembali berseru lalu bertanya: “ Siapa diantara kalian yang sejak masa akhil baligh sampai hari ini pernah meninggalkan shalat tahajud di kesunyian malam? Yang pernah meninggalkan atau kosong satu malam saja, silakan duduk!!” apa yang terjadi…???? Terlukislah pemandangan yang menakjubkan sejarawan barat dan timur.

Semua yang hadir dengan cepat duduk!!”Hanya ada seorang saja yang tetap tegak berdiri. Siapakah dia???dialah, Sultan Muhammad Al Fatih, sang penakluk benteng super power Byzantium Konstantinopel. Beliaulah yang pantas menjadi imam shalat jumat hari itu. Karena hanya Al Fatih seorang yang sejak remaja selalu mengisi butir-butir malam sunyinya dengan bersujud kepada Allah SWT, tak kosong semalampun. Sejak abad kedelapan sahabat Rosululloh berusaha merebut benteng ini. Salah satunya Abu Ayyub Al Anshari namun gagal. Baru setelah enam abad kemudian benteng itu berhasil direbut dibawah pimpinan Muhammad Al Fatih.

Karena jasanya inilah beliau diberi gelar Al Fatih (sang pembuka) yaitu membuka kota Byzantium yang dulunya adalah Konstantinopel. Beliau adalah seorang pemberani, ahli strategi militer, juga istiqomah dalam shalat tahajudnya. Itulah sebuah kisah sejarah yang sungguh indah dalam bungkai ketakwaan kepada Allah SWT. Kisah Pedang Malam yang merupakan rahasia sukses dari seorang pribadi penggubah sejarah, bernama Muhammad Al Fatih, orang asia asal Turki, yang baru berusia 21 tahun. Shalat Tahajud merupakan modal yang sangat penting untuk membangun kekuatan ruhiyah dalam kesuksesan Al Fatih dikemudian hari. Sehingga islam jaya, berpendar-pendar cahayanya selama 500 tahun di bumi eropa sejak abad ke-15. Semuanya berasal dari Pedang Malam Al Fatih yang amat begitu luar biasa.

Keberadaan Muhammad Al-Fatih telah diprediksi oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya: “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335].



[Disadur dari sebuah Sumber]

Selasa, 07 Juni 2011

Aku Datang

assalamu'alaykum..
apa kabar jiwa-jiwa perindu surga?
masihkah kau buat masalah menyerah karena hadapimu yang tak kenal lelah?
masihkah sekitarmu bersinar karena semangatmu yang selalu terpancar?
masihkah sekelilingmu merasa damai karena kebaikan yang selalu kau semai?

hehe, kata-kata di atas aku kutip dari note seorang teman. huwaa, kata2nya keren banget sih.. intinya itu lhoo
oia, alhamdulillah subuh tadi aku baru nyampe di cilacap, setelah 6 jam perjalanan dari bandung, hoho
huwaa kangen deh sama blog ini, maaf deh, lama tak terurus. maklum kesibukan kuliah. mana pula diriku tak punya modem. jadi kalo mau ngenet mesti ke warnet dah. itu pun kalo lagi kepaksa gara2 ada tugas. daaaan, pastinya gak sempet utak atik blog. sempet sih, cuma ngeliatin doang.. trus jadi sedih karena blog tak terurus n jarang pengunjungnya. haha
yoweezz, sekarang aku udah di ruma *di kampung halaman maksudnya*
yoooossh, insya Allah bakal banyak postingan. hohohoho *nggaya*

Jumat, 22 April 2011

Rasa, Kata dan Alasan



Terlalu banyak rasa, terlalu banyak alasan, dan terlalu banyak kata

Hari ini terlalu banyak rasa asam yang kujejali glukosa,
Terlalu banyak alasan untuk mengungkap mengapa asam ini datang,
Padahal terlalu banyak kata untuk menjelaskan betapa hebatnya asam dan rangsangan glukosa itu
Tapi aku takut
Takut akan kegamblangan kata itu
Takut bila kata itu menjelaskan kekhawatiranku,
Dan nyata

Betapa keinginanku untuk belajar membuncah
Tetapi mengapa tak ada aksi nyata?



Ya Allah...
Dengarlah doaku dan cita-citaku
Dengarlah nazarku dan harapanku
Kuatkanlah aku, Ya Allah...
Hindarkanlah keburukan dari keluargaku
Jangan biarkan nafsu buruk menenggelamkanku
Tancapkanlah semangat ikhtiarku..
Padatkanlah rindu doaku..
Dan jadikanlah hati ini ikhlas bertawakal pada-Mu..


...............
Hanya sekedar sharing saja, sebuah rasa...
Dulu saat aku begitu khawatirnya mencari PTN untuk melanjutkan pengembaraanku mencari ilmu, goresan-goresan kalimat terbentuk begitu saja dari tarian jari ini di sebuah buku cokelat *berpita cokelat juga, hehe :P*
Kini, mungkin ade-adeku di SMA yg sedang menunggu2 pengumuman hasil ujian masuk juga sedang merasakannya

Dulu, telah banyak kulalui tes2 saringan masuk, hingga akhirnya SNMPTN menerimaku. Begitu lama waktu yang kulalui untuk menunggu, di saat beberapa temanku telah tenang dengan PTN yang telah di genggaman, betapa aku merasa khawatir, tak berharga. Dan sempat terpikir olehku, sebegitu bodohkah aku, sebegitu tak berharganyakah aku hingga tak ada PTN yang menerimaku dari beberapa tes saringan masuk yang kuikuti...

Tapi itulah arti sebuah perjuangan. Mungkin allah ingin memberikan sesuatu yang lebih padaku dengan caraNya. Ya, aku menyadari bahwa ilmu memang masih sangaaaat sedikit, tak ada apa2nya. Ya, inilah yang menyadarkan aku dari sebersit kesombongan diriku - yang entah aku sadari atau tidak - yang menyepelekan pencarian ilmu dengan usaha sepenuh hati. Ya, dan Allah, dengan caraNya telah menuntunku kepada impianku yang sebenarnya. Seandainya waktu itu aku langsung diterima di ujian saringan masuk universitas favorit di jogja ataupun depok itu, mungkin saat ini aku tak berada di kampus Ganesha :)

Seoga curahan hati ini dapat membangkitkan semangat sahabat2 yang sedang berjuang sekarang ini..
Percayalah engkau bisa, sobat, karena Allah selalu bersama kita ;)

Keep spirit! :D

Assalamu’alaykum, akhwat pejuang 2010 yang suka minum susu! :D

Gimana kabarnya?
Sudah lama sekali nih diriku tak mengupdate blog, maklum sodara2.. saya udah kuliah sekarang jd banyak tugas gitu deh.. *cieehh yg anak kuliahan, nggaya :P*

Yak, buat sahabat2 sekalian yg juga sedang berjuang, baik itu pekerjaan, tugas2 kuliah, UAS, ato yg lagi puyeng2 nyari PTN untuk melanjutkan sekolah...
Semoga semua urusannya dilancarkan, ujiannya dimudahkan, urusannya diluruskan, dan tentunya selalu dekat sama Allah :)

Percayalah,
Laut yang tenang nggak akan membuat pelaut menjadi mahir
Jalan yang datar nggak akan melahirkan pembalap yang oke
Jadi, tiap masalah adalah seni dan penguatan bagi kita... ;)

Di sini kita tak butuh orang-orang yang selalu mengeluh dan membuat keruh. Kami hanya butuh orang-orang yang berhati bersih dan ingin membawa jernih
Hamasah! :D

Teruntuk Saudariku


Dalam rangka menyambut hari kartini, aku diminta *disuruh sama si boss* membuat sebuah artikel ttg emansipasi wanita. Artikel ini aku buat *ngutip2 dari berbagai sumber sih lebih tepatnya :P* buat buletin FATEBOOK *buletinya Gamais SITH-SF* teruntuk saudari2ku
Maaf, bahasannya masih belepotan, ini aja aku ragu bakal diterbitin hehe. tapi nggak ada salahnya untuk mencoba n menebar manfaat :)

Bismillahirrahmanirrahiim...
Kartini, nama yang nggak asing lagi buat kita, kan?
Bunda Kartini adalah seorang pahlawan wanita yang hidup di masa dimana kaum perempuan mendapatkan perlakuan buruk dari kaum laki-laki dan tidak diizinkan untuk mendapatkan pendidikan di sekolah. Beliau berjuang untuk mengubah kondisi tersebut, sehingga kini kita mengenal beliau sebagai tokoh gerakan emansipasi wanita di Indonesia. Nah, jaman sekarang ini kata emansipasi merujuk kepada tuntutan kaum wanita untuk mendapatkan hak yang sama dengan laki-laki dalam setiap aspek kehidupan.
Oke, gimana kalo kita tengok dulu ke zaman jauuuuh sebelum Kartini lahir. Dulu sebelum agama Islam tiba, kaum Jahiliyah membenci bayi perempuan, bahkan tega buah hati sendiri dikubur hidup-hidup, tidak memberikan harta warisan kepada wanita, dan terkadang mempusakai wanita bagaikan harta yang lain dengan jalan paksa. Maka Allah serta Rasul-Nya melarang perbuatan keji tersebut, menjaga dan mengangkat derajat wanita bagaikan mutiara berharga, dengan memberikan hak-haknya sebagaimana agama menghormati dan memberikan hak-haknya kepada seorang lelaki.
Sungguh, wanita muslimah mempunyai kedudukan yang sangat tinggi di dalam Islam, dan pengaruh yang begitu besar di dalam kehidupan setiap Muslim. Dialah sekolah pertama di dalam membangun masyarakat yang shalih jika ia berjalan sesuai dengan petunjuk Al-Qur’an dan Sunnah Rasul. Di dalam Al-Qur’an terdapat banyak ayat yang menunjukkan betapa pentingnya kaum wanita sebagai ibu, sebagai istri, sebagai saudara dan sebagai anak, dari berbagai aspek kehidupan—secara spiritual, sosial, bahkan ekonomi dan politik.
Bacalah wahyu Allah, dengan pesan mulia, universal, dan menyejukkan kepada umat manusia, berikut ini, “Wahai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan Allah menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)nya; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak...” (An Nisaa’ 1)
There is no text, old or new, that deals with the humanity of the woman from all aspects with such amazing brevity, eloquence, depth, and originality as this divine decree, subhanallah!
Lalu, bagaimana kedudukan wanita dalam Islam?
Dengan jelas Al Qur'an menunjukkan bahwa pernikahan adalah saling berbagi dalam harmoni emosional maupun spiritual, yang berdasarkan cinta dan kasih. Berdasarkan hukum Islam, wanita tak bisa dipaksa untuk menikahi siapa pun tanpa persetujuannya. Pun ketika hubungan pernikahan sudah tak mungkin dilanjutkan lagi untuk alasan apa pun, laki-laki tetap diperintahkan untuk mencari jalan perpisahan yang baik. “Dan apabila kamu menceraikan istri-istri (kamu), lalu sampai (akhir) idahnya, maka tahanlah mereka dengan cara yang baik, atau ceraikanlah mereka dengan cara yang baik (pula)...” (Al Baqarah 231)
Islam juga mengingatkan untuk berbakti kepada orang tua sebagai ibadah kepada Tuhan. Bahkan ada rekomendasi khusus untuk perlakuan baik kepada ibu:
“Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya ; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua ibu bapakmu, hanya kepada Ku-lah kamu kembali” (Luqman 14)
Seorang lelaki datang kepada Nabi Muhammad seraya berkata : “Ya Rasulullah, siapa manusia yang lebih berhak untuk saya pergauli dengan baik ?” Jawab Nabi, “Ibumu”, Ia bertanya lagi, “Lalu siapa?” Jawab beliau, “Ibumu”, Ia bertanya lagi, “Lalu siapa lagi ?” Barulah beliau jawab “Ayahmu” (HR Bukhari dan Muslim).
Dari uraian tersebut, maka yakinlah sobat, bahwa kita tidak diciptakan main-main tanpa ada arti, dan tidak pula dibiarkan begitu saja tanpa tujuan dan pertanggung jawaban. Allah berfirman:
“Maka apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? Maka Maha Tinggi Allah, Raja yang sebenarnya; tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Tuhan (yang memiliki) ‘Arsy yang mulia.” (Al-mu’minun 115-116)
Masih belum percaya?
Islam adalah agama persamaan, yang mempersamakan antara laki-laki dan wanita dalam masalah pahala dan siksa. Islam menganjurkan laki-laki dan wanita agar memikirkan ciptaan Allah dan berusaha untuk mendapatkan keridhaan-Nya. “Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonan mereka (dengan berfirman): “Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal diantara kamu, baik laki-laki maupun perempuan, (karena) sebagian kamu adalah(keturunan) dari sebagian yang lain” (Ali Imran: 195).
Nah, menuntut ilmu juga salah satu amal untuk mencari ridhaNya. Ya dong, apalagi kita adalah pelajar... Daaan, hak perempuan untuk mencari ilmu itu nggak berbeda dengan laki-laki. Yup,seperti yang diperjuangkan Bunda Kartini dan seperti sabda Nabi Muhammad, "Mencari ilmu adalah perintah kepada setiap Muslim (baik laki-laki maupun perempuan) " (Al Bayhaqi)
Jadi, wanita juga harus belajar, mendatangi majlis-majlis ilmu dan bertanya kepada orang-orang yang berilmu tentang segala hal yang hendak diketahuinya. Begitulah agama kita mengangkat kedudukan ilmu dan orang yang berilmu, menganjurkan laki-laki dan wanita untuk mencarinya. Tetapi bagaimana mungkin engkau berusaha mati-matian mendalami ilmu yang bisa mendukung kesuksesanmu di dunia, seperti ilmu arsitektur, kedokteran dan ilmu-ilmu lain, namun engkau melalaikan hal-hal yang memasukkanmu ke sorga dan menjauhkanmu dari neraka ?
Yuk, kita tengok lagi firman Allah yang satu ini, “Hai Nabi, katakanlah kepada para isterimu, puteri-puterimu, para isteri orang-orang mu’min : hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenal, karena itu mereka tidak digangu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Al-Ahzab 59).
Wahai saudariku, hendaknya kita berpenampilan dan berpakaian yang Islami supaya kita lebih mudah dikenal n nggak digangu . Jangan justru ikut-ikutan majalah-majalah mode murahan yang dipromosikan oleh musuh-musuh Islam. Karena, sungguh saudariku, dirimu lebih mulia dan lebih agung dari bekas-bekas jahiliyah yang dipromosikan oleh penganjur-penganjur kerusakan di setiap tempat dan waktu. Jadi? Yuk, berbenah diri :)
Semoga Allah Subhanahu wa ta’ala menjagamu dengan penjagaanNya, dan menjadikanmu sebagai puteri yang shalehah, saudari yang shalehah, ibu yang shalehah, dan memberimu kebahagiaan di dunia dan akhirat. Sesungguhnya Allah Maha Dekat, Maha Mengabulkan dan Mendengarkan do’a.
Kupu-kupu tak tahu warna sayap mereka, tetapi orang-orang tahu betapa indahnya mereka
Seperti juga dirimu, terkadang tak sadar betapa indahnya dirimu
Tetapi Allah tahubetapa istimewanya dirimu di mataNya
Saat engkau tunduk dalam syariatNya,
Ridha atas takdirNya,
Tersenyum dalam musibah,
Tegar dalam ujian,
Teguh dalam pendirian...
Subhanallah...
Semoga engkau termasuk wanita yang terpilih menjadi wanita yang terindah di mataNya, dan senantiasa dalam lindunganNya, amin J
“...Wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik, dan laki-laki yang baik hanyalah untuk wanita yang baik...” (An Nur 26)

Selasa, 01 Maret 2011

Killing The Time

Buat ngisi waktu luang yang asik gimana sih?
Biasanya sih aku baca2 gitu.. apa pun lah kecuali buku pelajaran, haha. Bisa baca novel, komik, majalah, bahkan brosur2 acara pun aku baca *saking nggak ada kerjaannya* :P
Terus, karena aku hobi gambar, aku jadi suka nyoret2 gak jelas gitu kalo lagi megang pulpen n ada kertas di depan mata, hoho. Gambar sambil mengikuti aliran cerita dalam imajinasi otak :P
Cara lain bisa dengerin musik. Radio gitu misalnya *soalnya kalo playlist sendiri udah bosen saking sering di dengerin*
Apa aja deh pekerjaan yang bisa me-refresh pikiran kamu dari kejenuhan belajar atau pun bekerja. Jangan cuma diisi dengan tidur n hal2 ngak berguna lainnnya. Pokoknya walaupun dengan cara bersantai pun kita masih bisa meningkatkan kapasitas kita sebagai manusia yang dibekali akal n hati J
Oke sedikit saran tambahan :
- Membaca. Nggak cuma bacaan hiburan, tapi kita tetep bisa dapet manfaat baik dari bacaan tersebut. Apalagi kalo baca Al-Qur’an *tilawah* plus terjemahnya, Wah nilai plus2 nya gede banget tuh. Udah nentremin hati, dapet ilmu, dapet pahala pula. Aseek, siapa sih yang nggak mau :D
- Menulis. Hayoo yang hobi nulis n punya bakat nulis mungkin.. nulis apa pun deh, dari yang sekedar brainstorming ide2 yang bermunculan di kepala, nulis diary, bikin peta hidup, sampe bikin karya : puisi, cerpen, novel, ato karya tulisa sekalian, hhehe :P
- Searching something di Google. Kamu penasaran dengan sesuatu. Iseng pengen tahu sesuatu. Pengen nambah info tentang sesuatu. Tanya aja ama mbah gugel, gampang kan? Sekarang udah ada cara yang asyik n mudah buat kita nyari tau tentang sesuatu. Nggak perlu susah2 nyari referensi di perpus, tinggal pakai aja jari kamu untuk mencarinya di Google, hoho.
- Cari skill yang belum kamu kuasai. Di waktu luang inilah saatnya kita mengembangkan kemampuan kita yang lain *ceileh* ato mencari tahu bakat2 terpendam apa sih yang kita punya? Misalnya yang pengen ngembangin kemampuan make software grafis, ato latihan ngomong buat public speaking, ato apa pun lah..
- Memasak! Hwaa asik banget nih. Nggak Cuma buat cewek aja kok, cowok juga bisa. Keren kan kalo cowok bisa masak.. hohoho. Waktu luang buat bikin cookie2 gitu, uwaawa :D
- Olahraga. Hayooo, daripada ngemil bikin berat badan nambah n bikin kamu *biasanya cewek* uring2an nggak jelas, mending olahraga deh. Mulai dari yang sederhana kaya sit up n push up, skipping, aerobik sampe jogging n maen permainan olahraga lainnya kaya tennis n futsal. Badan n pikiran jadi fresh deh.. asik kaan.. :D
- Merenung. Muhasabah hati atuh.. kalau ada waktu luang, sempetin buat dialog hati ama diri kamu sendiri. Lupain sejenak pikiran2 tentang urusan duniawi. Kalo udah gitu, pikiran kita jadi tenang, bersih, n bisa menangkap hikmah2. Evaluasi diri kita dalam sehari ini, seminggu ini, sebulan ini, setahun ini, seumur diri sekarang ini. Apa yang telah kita kumpulkan untuk bekal kita di akhirat kelak? *inget mati*

So, jangan sia-siain waktu luang kamu yang sangat berharga itu dengan kegiatan yang nggak bermanfaat. Ayo kembangin potensi kamu, penuhin kapasitas dirimu untuk menjadi manusia super! :D

Kamis, 24 Februari 2011

Prestasi Bukan Sekedar Mimpi

Ayo, Un!

Kamu harus berani mengambil tantangan ini sebagai kesempatan untuk mengembangkan dirimu ke arah yang lebih baik
Membuat dirimu, pribadimu, tingkah lakumu lebih berkualitas!
Berani nyatakan pendapatmu!
Berani untuk tunjukkan bahwa dirimu itu bisa dan luar biasa!
Berani tunjukkan mimpimu! Dan berani untuk merealisasikan mimpi-mimpi itu!
Berani untuk meminta dukungan dan berani mendukung orang lain!

Please, jangan sembunyi lagi!
Sekarang, tunjukkan dirimu yang sebenarnya!
Dirimu yang penuh dengan mimpi dan cita-cita!
Dan kamu akan mewujudkan semua itu!

-untuk kesuksesan yang sesukses-suksesnya, dunia akhirat-

Jumat, 07 Januari 2011

What I Wish I Know About School


Apa saja sih yang seharusnya telah kita pelajari di kelas, tetapi seringkali nggak kita pelajari?
Knowledge of facts and figures may get you top marks at school, but it's everything else we learn that determines the report card we get from life.
Here are five things I wish I'd realised earlier in school (and life, for that matter).
  1. Working hard is really,really cool
    Jika selama ini kamu merasa bisa mendapatkan nilai2 bagus dengan usahamu minimum-mu *absolute minimum*, puaskah dirimu? Yah, mungkin dengan cara2 yang ngeganggu orang lain. Atau kamu berpikir "ya itu tugas mereka untuk bekerja keras, aku sih mudah aja dapet nilai segitu", jadi kamu bisa dengan “keren”nya mengejek mereka? Oooww.. in fact, you're that annoyingly smug class idiot *anak bodoh di kelas yang membanggakan diri sendiri secara menyebalkan*, huh?
    Sayangnya, dengan kebiasaanmu yang seperti itu, maka kamu akan merasakan hidupmu cuma seperti itu2 saja, nggak ada perubahan! *ngebosenin banget kalee*
    Maybe you must get someone who can kick your lazy backside for you, supaya kamu sadar bahwa mendapatkan tanda kelulusan*nilai di atas batas tuntas*—tanpa usaha sama sekali—emang bisa memberimu gelar, tetapi nggak memberimu pendidikan. Friends, ada rapot lain dalam hidup ini, yaitu karaktermu. Rapot yang membuatmu bisa mendapatkan nilai A hanya dari kerja keras hingga batas kemampuanmu *absolute limits*. Murni untuk suatu kepuasan untuk bisa mengatakan “I did my best” :)
    Jadi, sekolah itu bukan semata2 untuk nyari nilai n ijazah, tapi untuk ngebangun karakter kamu supaya terbiasa untuk kerja keras. itu yang dibutuhin untuk dunia sosial n dunia kerja kamu nantinya.

  1. It's healthy to be challenged
    Seperti yang kita tahu, anak kecil selalu dicucikan tangannya oleh orangtua mereka agar terhindar dari bakteri penyakit. Tetapi ketika mereka bermain dan hilang dari pengawasan orangtua, maka tak ada yang bisa mencegah mereka untuk saling berbagi bakteri yang ada dimana2. Nah, justru hal ini baik karena dapat membangun imunitas *sistem kekebalan tubuh* mereka sehingga menjaga mereka tetap sehat.
    Begitu juga dengan ide2 baru dan sudut pandang yang berbeda di antara kita. Kita perlu menjaga pencampuran semua hal dan bertemu dengan orang2 baru sepanjang hidup kita, hanya untuk menjaga perspektif yang sehat. Jangan hanya bergantung dan dekat saja pada seorang temanmu. Buatlah suatu usaha untuk ngobrol dengan orang yang nyentrik *yang berbeda dari orang2 pada umumnya*, mereka akan menantang pikiranmu dan membuat hidup lebih menarik. Don't hit 50 and still have only the same friend as you had in high school. Bergaullah dengan semua orang karena setiap orang mempunyai karakter yang berbeda2, menarik kan?
    Inovasi dan ide2 baru itu nggak selamanya buruk kok. Ambil sisi postifnya dan jadikan itu sebagai langkah untuk berkembang ke arah yang lebih baik. Tetapi perlu diingat, kita harus punya prinsip yang baik supaya nggak mudah terbawa arus. Prinsip yang bisa menyaring hal2 postif mana yang patut kita ambil dan meninggalkan yang negatifnya.

  2. You can learn from everyone
  3. Hanya karena ada orang lain yang patut kita hormati—seperti guru— tetapi mereka tidak berpenampilan layaknya kita atau orang tua kita, bukan berarti mereka tidak tahu apa2 atau pantas kita hina.
    Oke, penampilan emang memengaruhi karakter seseorang, tapi jangan hanya melihat orang dari penampilannya saja. Mungkin mereka memepunyai sesuatu yang lebih yang patut kamu hargai.
    Mungkin saat itu kalian bisa tertawa mengejeknya, padahal mereka sunguh mempunyai andil dalam hidup kita. Get-bustingly funny at the time, cringeworthy now.

  1. We're all tested by different things
    What I find easy and enjoyable might terrify you. Setiap orang akan diuji dengan hal yang berbeda2. Nikmati saja gimana kamu menghadapi setiap level dalam ujianmu. Mungkin ada orang yang menganggap suatu hal terlalu serius, tetapi mungkin menurutmu itu hanya hal sepele. Nikmati sajalah, mungkin level berpikirnya memang berbeda dengan kita.

  1. Exam results do not define your life, but your attitude to learning can
  2. Nggak masalah kok ninggalin sekolah, nggak tau kalau Potassium permanganate terbakar dengan nyala api ungu *hihi, keren kan :P*. Semua kumpulan pengetahuan manusia sekarang bisa dicari pake search engine *nanya aja ke mbah Google :D*. Cari pakai jarimu *bahasanya temenku* tinggal klik, keluar deh beribu2 informasi, pinter2nya kamu aja nyaring informasi2 itu.
    Jadi, bukan nilai kamu yang dibandingkan sama nilai siswa lain, tetapi yang penting adalah nilai kamu yang dibandingkan dengan seberapa baik kamu melakukannya *mencari tahu tentang ilmu itu dan memahaminya*.
    It's the habits and attitudes formed by how hard you prepared for your exams that will give you the life you want. Discover what you want to do when you grow up. “Keep evolving. And write about it.”
    Jadi, setelah menyadari hal itu semua, berterimakasihlah dengan sepenuh hati kepada gurumu, begitu pula dengan guru yang mungkin pernah kau anggap remeh.
    Curhat nih.. waktu aku ngasih tau nilai2 rapotku ke orangtuaku, orangtuaku ngajak ngobrol panjang lebar. Ya, mereka emang bangga dengan nilai2ku, tetapi mereka lebih menghargai pada usaha belajarku untuk mencapai nilai tersebut—bukan sekedar nilai, tetapi pengetahuannya—sehingga bisa menjadi ilmu yang bermanfaat.]
    Here's to another testing year :D

Diedit dari : Artikel What I Wish I Know About School oleh Marty Wilson-Reader's Digest Indonesia/ Edisi Oktober 2010

Senin, 29 November 2010

Keep Spirit! :D


Wah, udah lama bangeeet nih nggak nulis-nulis di blog, super kangen dah *halah leboy* haha. Padahal biasanya kalo buka blog cuma diliatin doang tanpa ada tindakan nyata untuk menulis, hoho
Haha, mau ngasih alasan nih.. Alasannya karena sekarang saya udah kuliah, udah banyak tugas lah, gak ada waktu buat nulis n ngembangin ide lah, gak ada laptop lah, gak sempet ke warnet lah, dan blaa blaa blaa.. Itulah sederetan alasan yang sok dilogiskan *halah* tapi sebenernya karena turunan dari rasa males aja sih, Intinya satu MALAS.

Gitu tuh yang namanya malas, kalo diturutin terus ya gak bakal kesampean apa yang sebenernya pengen kita lakukan. Ckckckck, males emang musuh manusia ya, terutama musuh bagi para pelajar, pekerja, gitu deeh.
Makanya untuk ngelawan malas, kita harus menumbuhkan motivasi dalam diri kita sehingga bisa tumbuh semangat. Motivasi ada yang dari dalam diri kita, ada juga yang dari luar. Pokoknya digali deh, apa sih sebenernya tujuan kita melakukan kegiatan itu? Apa alesannya? emang kalo kita melakukannya itu akan ada manfaat apa? Itu semua yang bakal ngedorong kita untuk tetap semangat melakukan suatu pekerjaan.

Misalnya nih, motivasi belajar
  • Pengen nambah ilmu. Kenapa? Karena Allah akan meningkatkan derajat orang-orang yang berilmu. Bonus: orang yang berilmu disegani oleh orang lain *haha, ini sih bonusan aja, kalo niat utamanya pengen dipuji namanya nggak ikhlas dong*
  • Pengen ngebahagiain ortu. Alasannya? Pengen berbakti dong ama ortu yang udah ngebesarin kita. Buat satu poin amalan plus deh, jadi anak yang sholeh n berbakti ma ortu. ya kaan.. hohoho
  • Pengen dapet beasiswa. Alesannya? Ngebantu ortu banget baut biaya pendidikan. Bonusnya: mungkin uang saku jadi agak nambah, jadi bisa longgarin dikit deh pengeluarannya. hehehe
  • Buat cari kerja. Haha, sebenernya belajar itu buat hidup, bukan belajar buat cari kerja. Soalnya kalo cuma buat cari kerja, pandangan kita jadi sangat sempit. Justru esensi belajar sebenarnya malah gak dapet, ntar jadi kurang berkah. ckckck

Nah, gitu deh contoh motivasi-motivasi yang mungkin melatar-belakangi niat kita untuk belajar. hehe. Pokoknya niatin ikhlas lillahi ta'ala dulu deh, ntar motivasinya ngikutin deh n bisa berkembang buat goal kemana-mana.. heheheh

Soal semangat nih, ada sebuah sms dari seorang sahabat yang bisa buat obat hati buat aku. Soalnya tiap baca kata-kata dari sms itu, pengen ngekek aja gitu.. aahahahahaha *rofl*. Jadi, yang tadinya tuh lagi bad mood, BT, jenuh, n capek dengan segala macam masalah, jadi sedikit ilang gara-gara baca kata-kata anehnya dia sambil bayangin cara dia ngucapin kata-kata itu. hehe. sebenernya gak gokil2 amat kata-katanya, cuma yah, karena sahabatku itu yang ngucapin, jadi akunya yang ngekek, hehehe. *Kata-kata apa siih? sok lah, jangan ngegaje mulu* haha. Ayo, una, semangat! semangat!

Semangat 97 buat nurunin Suharto. Semangat 45 buat merdeka. Semangat 08 ngusir Dewi Persik
Kayaknya kali ini cuma bisa 97an deh. Ntar kalo 70an, semangat rock n roll. Semangat 60an, semangat Titiek Puspa. Semangat 80an, semangat warkop

Tuh, apa coba, gaje banget kan? hahahaha tapi ya gitu deh.. buat obat hati *katanya diee* haha, apaan sih.. obat hati kan ada 5 perkaranya.. eeh, itu mah lagunya opick, hehe

Sok.. tetep semangat wae lah *idiiih sok sundaan, haha :P*
Okeeh, hamasah! Semangat, semangat! Keep spirit!!! :D

Jumat, 09 Juli 2010

Waktu!


Saya tidak punya waku satu detik pun untuk disia-siakan
Pablo Picasso

Wah, gak terasa udah lama banget gak update nih blog. parah!
pengennya ganti alamat blog ini, trus edit post sana sini. Tapi maklum lah, saya masih masih saja gaptek *haree genee gaptek*

Haha, emang nih waktu cepet banget jalannya. Kita gak bisa ngulang waktu yang udah berlalu. makanya pepatah bilang Time is Money, tapi kenapa sih kita masih aja nurutin hawa nafsu untuk melakukan hal-hal yang gak berguna? *itu kan kamu*

Oke-oke, kali ini aku mau ngisi waktuku untuk sekedar cuap-cuap di blog ini
*benar-benar tak terurus*
Niatnya sih kali ini ngisi blog dengan baik dan benar, tapi kayanya udah bawaan saya untuk cerita d setiap tempat saya berada.. ckckckck!

Libur panjaaaaang. Maklum, saya seorang lulusan SMA yang pontang-panting cari universitas untuk menerima saya. Daftar san-sini, ikut tes ini-itu. tapi saya ditolak dimana-mana. Sabaaaarr.. Tuhan lagi bimbing saya untuk lebih rajin belajar, ya, karena nilai Ujian Nasional saya bener-bener jatuh sejatuh-jatuhnya nilai saya.
Gara-gara berkali-kali gagal di Ujian Masuk di universitas yang saya tuju, saya dimasukkan ke Lembaga Bimbingan Belajar (bimbel) buat ikut les intensif 1 bulan menuju SNMPTN. Wah, pengalaman pertama kali dalam hidup saya ikut bimbel
*lebaaaay, tapi emang bener sih, hoho*

Mentang-mentang udah ikut bimbel trus gak belajar lagi di rumah?? Jangan harap, loo... Buku paket seabreg-abreg gitu gak mungkin terselesaikan dalam satu bulan yang tiap harinya cuma 2 jam pertemuan =="
Ditambah lagi pilihan jurusan n universitas yang saya pilih buat SNMPTN, gila!
Bayangin, 2 universitas favorit dg jurusan yg sama dan jurusan itu favorit juga (IPA)! Ditambah 1 jurusan IPS yang juga lumayan favorit di universitas lain. Ooh.. saya gak sanggup menyebutkannya.. hoho :P
Tapi, dengan gitu harus, ya HARUS belajar! Gila aja kalo gak belajar!! Pokoknya gak boleh mentang-mentang deh.. kapok saya, nyesel!

Satu bulan gak kerasa banget, coy! Di hari-hari menjelang SNMPTN semakin giat belajar sih, dan tentunya giat berdoa. Dan saat sehari sebelum tes, saya nyesel lagi, buku paket ternyata belum sanggup saya jawab semua, setengahnya aja kayanya gak nyampe
*nangis darah*
Akhirnya saya kuat-kuatin mental saya. Abis subuh di hari pertama tes SNMPTN saya hafalin Surah Ar-Rahman sampe ketiduran lagi
*plak!* tapi bangun-bangun alhamdulillah jadi seger. Saya gak tau, tapi di hari-hari penuh perjuangan ini saya bener-bener terpesona sama Ar-Rahman. Karena dengan gitu saya inget untuk selalu bersyukur :)
Alhamdulillah, tes lumayan lancar, walau di awal acara saya diganggu gugat ama pengawas gara-gara misunderstanding. Haha, cukup membuat gelisah sih. Mudah-mudahan ini pertanda saya bisa lolos SNMPTN deh.. amin! :D

Sebenernya saya udah keterima di salah satu universitas sih.. Tapi dengan terpaksa saya lepas *
padahal belum dapet pegangan sama sekali*
Pilihan yang berat banget buat ngelepas emang, tapi insya Allah setelah istikharah, saya putusin untuk ngelepas. Hingga sekarang saya masih menunggu pengumuman hasil SNMPTN. Saya ikhlaskan ya Allah.. apa pun hasilnya, aku yakin itu keputusan-Mu yang terbaik buat diriku :) Allah ar-Rahman, saya yakin saya bisa lolos!! :D
*Allah selalu mengikuti prasangka hamba-hamba-Nya kan? ;)*
Doakan ya, teman-teman semua. Yang udah kerja, yang udah kuliah, yang udah diterima di univ-univ ato di kemitraan. Juga buat teman-teman seperjuangan yang sama-sama dag-di-dug nya menunggu pengumuman hasil SNMPTN, ayo kita berpositive thinking! Kita udah milih jurusan itu, kan??
Jadi, kita harus yakin kita bisa masuk! OKE?! :D


Anyway, aku nongol di blog ini mau nunjukkin artikel ini, nih.. Aku salin dari buku
Fulfilling Life, pinjemannya saudara saya.. hehe :D
Salah satu anekdot menarik tentang "jam" menggambarkan tingkat korupsi di tiap-tiap negara. Konon katanya (dalam anekdot ini), di surga ada barisan jam dinding dari tiap-tiap negara yang kecepatan berputar jarumnya bergantung pada tingginya tingkat korupsi di negara tersebut. Semakin tinggi tingkat korupsi di negara tersebut, semakin cepat pula perputaran yang ada di dalamnya.
Suatu kali seorang warga negara Indonesia yang ada di surga bertanya kepada malaikat, "Tuanku, hamba tidak melihat jam dari Indonesia. Di manakah gerangan, apakah negara kami sudah bebas dari korupsi?"
Dengan tersenyum malaikat tersebut menjawab, "Oh, jam dari negara Anda, Indonesia, kami letakkan di dapur menjadi kipas angin karena kecepatan perputaran jarum jamnya melebihi rata-rata perputaran jarum di sini!"
*PLAK!*
Haha, ampun deh..
Dua puluh empat jam sehari adalah waktu yang diberikan Sang Khalik untuk kita gunakan sebaik-baiknya. Bayangin deh kalo kita itu hidup selama 70 tahun
*rata-rata hidup orang Indonesia* , mungkin kira-kira pembagian waktunya gini :25 tahun untuk TIDUR
8 tahun untuk STUDI dan PENDIDIKAN
6 tahun untuk ISTIRAHAT dan SAKIT
7 tahun untuk LIBURAN dan REKREASI
5 tahun untuk KOMUNIKASI
4 tahun untuk MAKAN
3 tahun untuk TRANSISI KEGIATAN
Jadi, waktu tersisa yang efektif
12 tahun untuk BEKERJA

Wow, lalu apakah kita udah memaksimalkan waktu kita untuk 12 tahun bekerja? atau justru akan kurang dari 12 tahun?? Betapa berharganya bekerja di sini, karena bekerja itu adalah nilai keberhasilan seseorang.
Apakah kita masih mau membuang-buang waktu kita untuk hal-hal yang gak penting? Padahal kita bakal dimintai pertanggungjawaban oleh-Nya atas apa yang telah kita perbuat di dunia ini, kan?
You can't manage time.
You manage your use of it, or else time will manage you!



Alhamdulillah, buku Fulfilling Life lumayan menginspirasi saya. Stres selama penantian pengumuman hasil SNMPTN, buku ini mengisi waktu-waktu kosong penantian saya. hoho
Thanks to my beloved cousin :)
Kalo kamu lagi liburan gini, cocok baca ini buku, daripada ngisi waktu sama sesuatu hal yang kurang bermanfaat. Mending baca buku iniyang bisa menginsprasi hidup dan keseharian kamu ;)
*lhooh promosi, haha*
Aku masih dalam proses membaca juga sih, belum selseai baca. Tapi sedikit demi sedikit saya mulai menyadari banyak waktu saya, sikap saya yang saya sesali jadinya. Eh, gak boleh langsung down, justru dari situ kita bangun hidup yang lebih baik lagi! Karena hidup ini bukan permainan yang bisa dengan mudah klik options n replay
*haha, padahal saya hobi maen PS ama game FB*
Eiitz, mau coba baca?
Fulfilling Life karya Om Parlindungan Marpaung, beliau penulis buku best seller A Half Full A Half Empty (Setengah Isi Setengah Kosong)

Rabu, 24 Februari 2010

Secoret Di Soal Fisika


Bila kau mempesonaku
Kan kutunjukkan kau indahnya

menari di atas angin

lukisan sejuta warna dunia
dengan goresan-goresan selembut sutra
dan nyanyian alam

diikuti fatamorgana aksara


Kan kutanam mimpi di sini
Dan bila kubuka mata
kutahu mimpi itu tlah terlaksana

Demi keyakinan, kupetikkan realita mimpiku



So, jangan takut untuk bermimpi
*lhooh ini nyambung drmana pula* :P

tp kalo mimpi nilai ujian Fisika 100 bisa jd kenyataan gak ya?? B)